August 20, 2008 by kutu kupret
aaaahh .. selamanya, forever, everlastisng, ever after
yang tak jarang kita jadikan sandaran
kata-kata indah nan bombastis yang semu,
sebab semua itu hanya ada di utopia.
In real live ?
nonsense, bullshitt, tai anjing !!
sebab everything change, everybody changing, nothing last forever
Posted in Amarah | Leave a Comment »
August 13, 2008 by kutu kupret
Hari ini aku rindu menaklukan gunung,
menyesap aroma tanah, menghirup segar udara, meneguk dingin di mata air.
berada di gunung ataupun hutan selalu memberiku banyak pesan akan hidup.
tunas-tunas pohon memberiku semangat untuk berjuang hidup.
batang-batang pohon besar memberiku pesan untuk kuat bertahan meski waktu melindasmu.
akar-akar memberimu pesan tak bisa kau hidup sendirian,
karena sebesar apapun batang tak akan mampu bertahan tanpa akar.
lembah dan jurang memberi peringatan akan bisa sangat jatuh-nya dirimu,
tapi kau tak akan selamanya ada di jurang ataupun lembah,
sebab didepan sana masih ada puncak gunung yang harus kau capai.
Dan seperti yang pernah para pendaki tua katakan
gunung akan menguji-mu, memberi tahukan siapa dirimu,
memperlihatkan batasan-batasan mu,
menunjukkan siapa teman seperjalananmu.
mereka juga bilang teman yg bisa kau andalkan digunung
adalah teman yg bisa kau andalkan dalam kehidupan
Posted in Menapaki Rasa | Leave a Comment »
August 12, 2008 by kutu kupret
Kalau boleh kupilih
ambil dan bawalah hati ini pergi
agar tak bisa kurasakan apa-apa lagi
Posted in Uncategorized | Leave a Comment »
August 12, 2008 by kutu kupret
Ya Allah sampai kapan aku akan terus begini
Mencerca Hidup,
Memaki Hari
Tanpa Mensyukuri Semua Nikmat yang Kupunya
Posted in Uncategorized | Leave a Comment »
August 12, 2008 by kutu kupret
Dari celah kaca nako kamar ini
pernah kuhitung berapa depa
jarak cinta yang ku punya
Dari celah kaca nako kamar ini
pernah kuhitung berapa depa
luas rindu yang ku rasa
Dari celah kaca nako kamar ini juga
pernah kuhitung berapa depa
dalam luka yang ku punya
Tapi hati ini tak punya celah kaca nako
sehingga tak bisa kuhitung berapa depa
jarak antara cinta dan benci
Posted in Amarah | Leave a Comment »
August 11, 2008 by kutu kupret
Hari Ini Logika Kemabali mengkhianatiku …
Membuat konspirasi dengan ego
Seperti Dulu saat Kuambil langkah itu
Mereka berkata :
Kau kuat !!
Karena Kau Lelaki,
Lelaki dibuat memang untuk membuat keputusan.
Dan Kau satu-satunya yang mereka punya.
Kemarin Mereka berkata Lagi :
Kau Kuat !!
Karena Kau Lelaki,
Lelaki tak boleh menjilat ludahnya sendiri.
Dan dia bukan milikmu lagi.
Hari ini entah harus kulawan mereka dengan apa
Karena hatiku tak ada lagi
untuk bertahan dari pengkhianatan mereka
Posted in Uncategorized | Leave a Comment »
August 11, 2008 by kutu kupret
Sekerat Luka,
Barisan Nyala Cinta
Yang Harus Kutiup padam
Dengan Nyanyian Ulang Tahun
Dari Sahabat Terdekat
10082008
Posted in Amarah | Leave a Comment »
July 9, 2008 by kutu kupret
Apakah harus kukerat seribu luka
untuk memberitahumu bahwa aku terluka
Atau Harus kusematkan seribu tangkai bunga
agar kau tahu aku juga pernah sangat bahagia
Posted in Menapaki Rasa | Leave a Comment »
July 8, 2008 by kutu kupret
Harus Berapa dalam
luka yang kupunya
Agar ku tahu ini nyata
Harus berapa banyak
cinta kupunya
Agar kusadar semua hampa
Harus berapa keras
kucengkram hati
Agar ku tahu dia telah mati
Harus berapa lama
Kucerna makna
Bahwa semua KAU yang punya
Dan aku hanya manusia..
Posted in Menapaki Rasa | Leave a Comment »
July 8, 2008 by kutu kupret
mestinya tak ku usik lagi bintang itu
biarkan dia berpendar,
Tak perlu lagi kuminta dia tuk bersinar
Posted in Diujung Senja | Leave a Comment »