Kota-mu

By kutu kupret

Berbalut rindu,
Kemarin kudatangi dirimu
Berharap menemukan sekelumit kenangan
dalam rinai hujan di awal november

Kawan ..
Sampai kapan kita bisa tunggangi waktu
Menyusuri tiap jengkalnya
Menatap megah burangrang berkalung kabut,
Membelai pesona angkuh asia-afrika,
Menyesap aroma tanah basah di dago

Karena kita telah sama-sama
Menitipkan separuh hati kita
Di jantung bumi parahyangan ini

One Response to “Kota-mu”

  1. Penoet Says:

    Langkah-langkah tertoreh begitu dalam di tanah Parahyangan…
    Tak terangkat tak pula tenggelam. :)

    Betull banget pen !!

Leave a Reply