Saat hari mulai merengkuh senja,
dan pesona jingga membelai cakarawala
Tetes lembut gerimis di kaca jendela ini
telah memisahkan aku dengan dunia
Maka..
kutitipkan penatku padamu kabut
Kusingkirkan perihku padamu hutan
Dan ku-enyahkan lukaku padamu lembah
Hingga tak tersisa lagi cinta ataupun murka
“A !!, sok apel-na lima rebu tilu puluh lah !!”
nb: Menuju ruang penuh kasih ..


